Home Umum Ingin Bermain Bola Voli? Kuasai Dulu Teknik-Teknik Dasarnya!

Ingin Bermain Bola Voli? Kuasai Dulu Teknik-Teknik Dasarnya!

SHARE
Permainan bola voli
via sportpolice.fr

Permainan bola voli – Kalau kamu sedang berlibur di pantai, rasanya ada yang kurang kalau kamu tidak bermain bola voli.

Bayangkan saja, ombak berdebur, angin sepoi-sepoi, lalu bermain bola voli di atas pasir (setidaknya kalau jatuh tidak sakit), asyik, kan?

Bisa atau nggaknya sih urusan kedua, yang penting itu mainnya dan mau memahami teknik dasar bola voli.

Padahal kalau disuruh ambil nilai ketika pelajaran olahraga…..hayoo, pasti malas kan? Hihihi

Permainan bola voli ini bisa dimainkan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hinggga orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

Bagi kamu yang menyukai permainan ini, pastilah tahu manfaat apa saja yang didapat. Seperti olahraga lainnya, bermain voli dapat membuat tubuh menjadi bugar, dan juga ketika kita bermain bola voli kita dapat belajar untuk bekerjasama dalam tim, kemudian melatih kecepatan dan kelincahan tubuh saat bergerak yang tentunya didukung dengan fisik yang tinggi untuk dapat memukul smash dan block.

Bagi yang memiliki tubuh mungil pun jangan berkecil hati, asalkan lompatan tinggi, kamu pasti bisa memainkan bola voli!

Bagi kamu yang masih pemula, jangan khawatir. Pada artikel ini, Raparapa akan menjelaskan padamu segala hal mengenai permainan bola voli, mulai dari sejarah bola voli, siapa penemu bola voli, aturan permainan hingga cara bermain voli.

Simak, yuk!

Sejarah bola voli

bola voli
via variousofsport.blogspot.com

Sebelum melangsungkan permainan bola voli, kamu perlu tahu sejarah bola voli terlebih dahulu.

Apalagi jika kamu sedang pedekate sama kakak-kakak pemain bola voli. Doi bakalan terkejut deh kalau dia tahu ternyata kamu ngerti tentang voli. Padahal habis baca artikel Raparapa, kan? Hihihi.

Jadi begini… Semua berawal dari suatu tempat bernama Holyoke, Massachussetts, di Amerika Serikat pada tahun 1895. Seorang instruktur pendidikan jasmani atau istilah kerennya Director of Physical Education yang bernama William G. Morgan.

Terinspirasi oleh olahraga pemain basket 4 tahun setelahnya, Morgan menciptakan sebuah olahraga yang serupa tapi tak sama dengan basket, yaitu Mintonette.

Nama tersebut diambil karena cara memainkannya dengan melambungkan bola melintasi net (jaring) sebelum bola tersebut jatuh menyentuh lantai. permainan bola voli

Fakta uniknya, ternyata olahraga Mintonette diciptakan dengan mengambil 4 jenis karakter permainan olahraga dan menggabungkannya menjadi satu, yaitu bola basket, tenis, baseball dan bola tangan (hand ball).

Sebetulnya, Morgan menciptakan permainan ini untuk dimainkan oleh para anggota asosiasi YMCA (Young Men’s Christian Association) yang tak lagi berusia muda karena permainan ini tidak seaktif bola basket.

Pada tahun 1896, olahraga mintonette diubah menjadi volley ball atau bola voli. Hari di mana namanya diganti menjadi permainan bola voli inilah merupakan saat pertama kali permainan ini didemonstrasikan untuk diperkenalkan di International YMCA Training School.

Pada saat itu, Morgan membawa dua tim yang beranggotakan 5 orang untuk memainkan bola voli.

Ia juga menjelaskan bahwa permainan ini dapat dilakukan secara indoor maupun outdoor, permainan ini bertujuan untuk mempertahankan agar bola tetap melayang melewati net yang tinggi (dan tidak jatuh ke wilayah sendiri), kemudian ia juga mengatakan bahwa tidak ada batasan jumlah pemain untuk bermain bola voli, tapi nggak se-RT juga ya!

Di Indonesia sendiri, permainan bola voli sudah dikenal sejak tahun 1928. Pemain bola voli saat itu dari kalangan guru-guru berkebangsaan Belanda yang mengajar di sekolah-sekolah di Batavia.

Sejak diadakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jakarta yang ke II pada tahun 1951, permainan bola voli resmi dijadikan olahraga yang dipertandingkan.

Apakah kamu pernah mengikuti pertandingan bola voli di sekolah atau tingkat RT? Menang atau tidak? Min Raparapa sih, belum. Nggak bisa mainnya. Hehe.

Apa saja sih yang diperlukan untuk bermain bola voli?

1. Lapangan bola voli

Bentuk lapangan bola voli. via Wikipedia

Pertama-tama, yang kamu perlukan untuk bermain voli adalah sebuah lapangan bola voli.

Lapangan ini bisa dibuat baik di luar ruangan (outdoor) maupun dalam ruangan (indoor), yang penting adalah ukurannya.

Idealnya, ukuran lapangan bola voli adalah panjang 18 dan lebar 9 meter. Panjang 18 meter itu akan dibagi dua sama panjang, yaitu 9 meter untuk sisi lawan dan 9 meter untuk sisi satunya.

Pada garis tengah antara kedua petak tersebut akan dibentangkan net dan pada masing-masing petak diberikan garis yang berjarak 3 meter dari garis tengah yang berfungsi untuk garis batas serang pemain.

Kemudian terdapat garis tepi yang mengelilingi lapangan voli, yaitu kurang lebihnya 3 hingga 5 meter.

Untuk garis tepi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya seberapa besar area yang akan digunakan untuk membuat lapangan bola voli ini.

Hayo, siapa yang jago gambar (garis) silakan mencoba, ya!

2. Net

permainan bola voli
via volleyballtrainingdrills.com

Setelah menggambar lapangan bola voli, seperti yang telah Raparapa jelaskan sebelumnya, jangan lupa untuk memasang net.

Net bola voli diletakkan dengan membagi kedua lapangan tersebut menjadi dua sisi. Tinggi tiang net tersebut juga sudah ditentukan, yaitu untuk putra 2.43 meter dan putri 2.24 meter.

Tinggi sekali, ya?

3. Bola Voli

permainan bola voli
via nevadapreps.com

Nah, sudah ada lapangan dan ada netnya, apa lagi yang dibutuhkan lagi?

Jangan lupa bolanya, dong! Pastinya!

Ternyata ukuran dan berat bola voli tidak sembarang, lho. Semua sudah diatur sedemikian rupa untuk membuat nyaman para pemain bola voli.

Coba bayangkan bila bolanya terlalu ringan seperti balon atau terlalu berat seperti bola bowling.

Nggak enak, kan?

Ukuran bola voli sesungguhnya memiliki diameter lingkaran 65 hingga 67 cm dan beratnya mencapai 260 hingga 280 gram.

Tenang, nggak sampai sekilo, kok!

Cara bermain bola voli

permainan bola voli
via gustavusvolleyballcamps.com

Sebelum mulai bermain, kita tetapkan dulu siapa saja pemainnya. Permainan ini memerlukan 2 regu yang masing-masing jumlah pemain minimal 4 orang dan pemain cadangan 4 orang (umumnya 6 orang, serta 6 orang lagi menjadi cadangan).

Prinsip permainan bola voli yaitu dengan melambungkan bola voli melewati atas net dengan cara dipukul oleh tangan dan berusaha menjatuhkan bola ke sisi lapangan lawan dengan cara melintasi bola di atas net dan tentunya menjaga agar bola tidak jatuh di sisi lapangan sendiri.

Gimana? Mudah, bukan?

Lalu, bagaimana sistem penilaiannya?

Regu yang skornya berhasil mencapai angka 25, maka ialah pemenangnya. Cara menilainya adalah:

  • Regu yang gagal membalas melambungkan bola dan bola jatuh ke lapangannya, maka regu lawan akan mendapatkan skor. Regu yang mendapatkan skor tersebut diperbolehkan untuk melakukan servis yang dilakukan di belakang garis lapangan sendiri.
  • Servis yang dilakukan harus berhasil melewati net dan masuk ke daerah lawan. Apabila gagal, maka regu lawan yang akan mendapat skor.

Teknik dasar bola voli

teknik dasar bola voli
via sportshop.com

Dalam permainan bola voli memang dilakukan dengan cara beregu, namun setiap pemain dianjurkan untuk menguasai teknik dasar bola voli.

Ini berarti, setiap pemain diharuskan untuk berlatih teknik-teknik dasar bola voli sebelum memulai bertanding karena pada pertandingan yang sesungguhnya.

Maka artinya penguasaan teknik dasar ini menjadi salah satu elemen penting yang menentukan kalah atau menangnya suatu regu.

Bagi kamu yang sudah memahami teknik dasar bola voli tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah-istilah seperti servis, passing, smash, dan blocking.

Namun bagi yang belum memahami teknik-teknik tersebut, Raparapa akan menjelaskannya padamu satu persatu sampai kamu jago.

Simak, yuk!

1. Servis

teknik dasar bola voli
via wmva.ca

Teknik servis dilakukan sebagai tanda awal dari permainan bola voli.

Selain itu, teknik ini dilakukan sebagai serangan awal bagi regu yang melakukannya.

Pemain yang melakukan servis akan berdiri di belakang garis lapangannya (petak servis).

Sementara teknik servis sendiri terdapat 2 cara, yaitu servis tangan bawah dan servis tangan atas.

Ketika melakukan servis tangan bawah, pemain yang melakukan servis akan melambungkan bola (dengan tidak terlalu tinggi) dengan tangan kiri dan tangan kanan yang mengepal / menggenggam ditarik ke bawah belakang.

Ketika bola sudah setinggi pinggang, maka lengan kanan diayunkan lurus ke depan dan pukul bola.

Sedangkan servis tangan atas merupakan servis yang paling sering dilakukan karena biasanya bola voli dapat melambung jauh ke arah petak lawan.

Cara melakukannya adalah dengan melemparkan bola ke atas, kemudian pemain akan melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan di atas kepala.

Mudah, kan?

2. Passing

Teknik dasar bola voli
via snapguide.com

Teknik passing digunakan untuk menerima bola servis maupun smash dari regu lawan, tujuannya supaya dapat mengoper bola yang dimainkan kepada teman seregu untuk selanjutnya dapat melakukan serangan terhadap regu lawan.

Penguasaan teknik passing ini sangat penting, lho!

Hampir 80% keberhasilan dan kemenangan pertandingan bola voli ditentukan oleh kemampuan passing pemainnya.

Bila teman seregumu berniat passing, namun hanya melambungkan bola ke atasnya sendiri tanpa mengarahkannya ke lawan maupun ke teman seregu, ya namanya bermain bola voli sendiri dong?

Karena teknik passing ini pun terdapat dua cara, yaitu passing bawah dan passing atas.

Passing bawah dilakukan dengan cara kaki dibuka selebar bahu, dengan lutut agak ditekuk. Kedua tangan dirapatkan dan ditautkan satu sama lain. Ketika menerima serangan, kamu dapat memukulnya dengan bagian atas pergelangan tangan.

Sementara passing atas dilakukan dengan cara kaki dibuka selebar bahu, lutut agak ditekuk, badan sedikit condong ke depan dan kedua tangan di atas serta siku menekuk. Ibu jari tangan kanan dan kiri saling berdekatan agar dapat dengan mudah melambungkan bola.

3. Smash

permainan bola voli
Semangat, mb! via Youtube

Teknik smash merupakan suatu teknik untuk memukul bola dengan keras ketika tangan menyentuh bola, sehingga bola melesat dengan kecepatan tinggi ke arah petak lawan.

Apabila bola melambung tinggi di atas net, maka salah satu pemain juga dapat melakukan smash dengan memukul bola tajam ke bawah.

Smash ini merupakan teknik yang mematikan karena biasanya sulit untuk dibalas atau diterima.

5. Blocking

teknik dasar bola
via volleycountry.com

Teknik blocking atau membendung merupakan suatu teknik untuk membendung atau mencegah serangan lawan yang berupa smash agar tidak jatuh ke lapangan sendiri.

Teknik ini biasanya dilakukan di dekat net yang bertujuan untuk menahan bola yang melesat dari lawan.

Teknik ini dapat dilakukan secara perorangan (blok tunggal) maupun dilakukan oleh dua orang atau lebih (blok ganda).

Cara melakukannya adalah dengan membuka kaki selebar bahu, dengan lutut agak ditekuk dan bersiap untuk melompat.

Kedua tangan ada di atas kepala dengan jari-jari tangan yang rapat dan lurus ke atas.

Ketika menerima bola, pemain melompat dan segera menyingkir untuk memberi kesempatan pada rekan seregu untuk bergantian melakukan blok.

 

Jika kamu sudah menguasai teknik-teknik dasar bermain bola voli, kamu bisa langsung mempraktekkannya, baik di lapangan sekolah, kampus ataupun di GOR (Gelanggang Olah Raga) terdekat.

Selain menyenangkan, tubuh juga menjadi bugar. Asyik, kan?

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here