Beranda Fauna Inilah 14 Hewan yang Dilindungi di Indonesia

Inilah 14 Hewan yang Dilindungi di Indonesia

BERBAGI
via Republika.co.id

Hewan yang dilindungi adalah hewan yang populasinya sudah langka atau jumlahnya sudah sedikit. Mereka tergolong hewan yang sangat sulit dicari dan ditemui dan malangnya, mereka terancam punah.

Oleh karena itu, supaya nggak sampai benar-benar punah, mereka menjadi golongan hewan yang dilindungi pemerintah. Sebab mereka nggak punya kemampuan untuk mengembalikan jumlah populasinya secara alami ke jumlah semula.

Beberapa hewan langka yang dilindungi juga ada di Indonesia. Dan tugas Raparapa kali ini adalah menunjukkan beberapa hewan tersebut. Semua jumlah hewan yang dilindungi ini ada 14. Mari kita simak siapa saja mereka!

1. Komodo

via merahputih.com

Komodo atau biasa disebut Biawak Komodo. Memiliki nama latin yaitu Varanus Komodoensis. Inilah hewan yang dilindungi di Indonesia yang hidup di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Bentuknya mirip kadal, atau bisa dibilang kadal terbesar di dunia yang sekaligus menjadi salah satu hewan purba yang masih bertahan hidup hingga sekarang. Hewan ini punya sosok tubuh besar dan panjang yang berukuran 2-3 meter. Wujudnya yang mengerikan ini membuat komodo populer di kebun binatang.

Di Indonesia, jumlah komodo kian merosot dari tahun ke tahun. Itu mengapa Indonesia fokus melindungi komodo. Karena ada penelitian yang mengatakan, kalau komodo akan punah di 20 tahun mendatang.

Oh iya, tahukah kamu, kalau Komodo adalah hewan pendendam. Komodo bisa mengingat wajah dan bau dari orang yang menyerangnya dalam waktu yang lama. Makanya kalau kamu liat Komodo, jangan bikin ulah ya! Karena selain agresif, mereka juga pendendam.

2. Badak Bercula Satu

via solopos.com

Badak bercula satu biasa juga disebut Badak Jawa. Di Indonesia, hewan ini juga dilindungi karena mengalami kepunahan. Padahal Badak ini pernah menjadi salah satu badak di Asia yang paling banyak tersebar loh!

Secara fisik tubuhnya kokoh dan memiliki tekstur kulit bermosaik yang menyerupai baju baja. Panjang Badak Bercula Satu ini sekitar 3,1–3,2 m dengan tinggi 1,4–1,7 m.

Yang bikin memukau, Badak Jawa hanya memiliki satu cula dengan ukuran 20 cm. Ini lebih kecil daripada cula spesies badak lainnya.

Kamu kalau mau lihat sosok Badak Bercula Satu ini bisa berkunjung di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat.

Bersyukur sekali karena di Indonesia sudah tidak ada pemburu badak. Sebab di negara-negara Asia lainnya, pemburu liar badak masih banyak berkeliaran. Mereka memburu badak untuk mengambil culanya. Katanya sih digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Apalagi harga cula badak mahal banget!

3. Orangutan

Jenis kera yang paling dilindungi. Ciri khas fisiknya berbulu panjang, berbadan gemuk, beraki pendek, dengan warna kemerahan atau cokelat. Bedanya, orangutan nggak punya ekor.

Orangutan hidup di hutan tropika Pulau Kalimantan dan Sumatera. Mengapa dinamakan orangutan? Karena diambil dari istilah dalam bahasa melayu, yang artinya ‘manusia’ dan ‘hutan’. Sebab setelah diteliti, orangutan memiliki kesamaan DNA sebesar 96,4% dengan manusia.

Mungkin informasi ini kamu udah tau ya!

Tapi ada informasi lainnya dari Orangutan Information Center. Mengatakan bahwa kekuatan orangutan sama dengan 6 kali lipat dari manusia, tapi ciri khasnya orangutan bersifat tenang. Oleh karena itu, jika kamu ingin disamakan dengan orangutan, bersikaplah tenang. Siapa tau kamu juga bisa menjadi jenis manusia yang dilindungi. Hihihi

Selain dilindungi, orangutan juga dikenal sebagai hewan yang merawat anaknya paling lama, yaitu selama 6 sampai 7 tahun sebelum si anak bisa hidup mandiri.

Kebiasan unik orangutan saat hujan, mereka akan memetik daun yang lebar untuk digunakan sebagai payung, yang tujuannya untuk melindungi mereka dari hujan. Seperti foto di atas tuh! Pintar ya!

4. Gajah Sumatera

via Republika.co.id

Lebih kecil dari Gajah India dan hanya ada di Indonesia. Mereka menjadi hewan yang dilindungi karena populasinya semakin menurun dan menjadi spesies yang sangat terancam. Ini karena ulah tangan-tangan kotor manusia yang sengaja memburu.

Gajah Sumatera ini sama seperti karakter Gajah lainnya di negara lain, yaitu sebenarnya mereka takut lebah dan tikus.

Oh iya, ini sekedar info saja ya, ScienceBlogs.Com pernah mengungkapkan bahwa penis gajah dapat digunakan sebagai “KAKI KELIMA” saat mereka berendam di sungai yang tujuannya untuk menjaga keseimbangan tubuh. Unik banget ya berendam pakai penis! Hihihi

5. Anoa

via alamendah.com

Sejak dulu, Anoa menjadi hewan endemik Sulawesi. Inilah maskot provinsi Sulawesi Tenggara. Dikatakan sebagai hewan yang dilindungi atau binatang langka karena populasinya kian merosot. Bisa diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 5000 ekor yang masih bertahan hidup. Lagi-lagi karena ulah tangan-tangan manusia kotor alias pemburu liar. Mereka memanfaatkan Anoa untuk diambil kulit, tanduk, dan dagingnya.

Hewan yang dilindungi dan sekilas mirip kerbau ini hanya bisa kam temui di Sulawesi Tenggara. Itu pun nggak semua daerah Sulawesi Tenggara ada.

6. Harimau Sumatera

via okezone.com

Harimau Sumatera juga menjadi hewan yang dilindungi sekaligus satwa kritis karena terancam punah. Penyebabnya bukan karena pemburu liar aja, tapi lebih ke peristiwa kebakaran yang terjadi di hutan Sumatera.

Harimau Sumatera punya ciri-ciri warna paling gelap dibanding harimau lainnya. Seperti kuning kemerah-merahan hingga oranye tua. Belangnya pun lebih tipis, tetapi janggut dan surainya lebih lebat.

Ukuran Harimau Sumatera memang tergolong kecil. Tapi ukuran kecil inilah yang membuat mereka cekatan dalam menjelajahi rimba. Ada pula selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka sebagai perenang cepat. Dan tetap saja, mereka menyeramkan untuk didekati!

Dan tahukah kamu, bahwa semua harimau punyai tanda yang sama di dahi mereka, yaitu menyerupai simbol Cina ‘Wang’ yang memiliki arti Raja. Semoga hewan yang dilindungi satu ini populasinya semakin banyak ya!

7. Bekantan

via suarasurabaya.net

Hewan yang dilindungi di Indonesia berikutna adalah Bekantan. Mereka sejenis kera, namun berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan. Perutnya juga besar karena mereka hobi makan. Entah itu maan buah atau dedaunan yang bagi mereka dianggap enak. Yang penting perutnya bisa besar!

Bekantan menghabiskan sebagian waktunya di atas pohon dan hidup dalam kelompok-kelompok yang berjumlah antara 10 sampai 32 Bekantan.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan dan penangkapan liar yang terus berlanjut, membuat Beantan terancam punah dan menjadi binatang langka dan dilindungi di Indonesia.

8. Tarsius / Singapuar

via rimanews.com

Tarsius atau Singapuar adalah primata kecil yang ukurannya paling hanya sejengkal tangan anak kecil. Mereka hanya bisa ditemukan di Sulawesi Utara.

Makhluk mungil ini menjadi hewan yang dilindungi di Indonesia karena populasinya kian merosot.

Hewan ini bersifat nokturnal. Memiliki aktivitas sedikit di siang hari, namun lincah ketika malam hari.

Tarsius hobi sekali makan serangga. Namun nggak jarang melihat mereka melompat dari satu pohon ke pohon lainnya untuk memangsa burung.

Hingga sekarang, belum jelas keseriusan pemerintah untuk menangkar Tarsius atau Singapuar. Padahal binatang langka nan mungil ini sudah sangat jelas menjadi bagian dari hewan yang dilindungi di Indonesia.

9. Elang Jawa

via twesains.blogspot.co.id

Bahwasannya, Burung Garuda yang menjadi lambang negara kita terinspirasi dari hewan yang dilindungi satu ini, yaitu Burung Elang Jawa. Inilah burung yang menjadi maskot satwa langka Indonesia sejak tahun 1992. Tubuhnya sedang sampai besar, ada juga yang langsing, yang panjangnya antara 60-70 cm (dari ujung paruh hingga ujung ekor).

Kepala cokelat kemerahan dengan jambul hitam putih tinggi menonjol hingga 12 cm. Ciri khas lain yang lebih menarik, yaitu kalau terkena sinar matahari, warna tubuhnya tampak keemasan.

Sesuai namanya, Elang Jawa hanya terbang di daerah Jawa. Mulai dari ujung barat Jawa hingga ujung Timur. Itu pun di daerah hutan Jawa.

Tapi tetap saja, penyebarannya terbatas karena jumlah populasinya juga terbatas. Ini mengapa Elang Jawa menjadi hewan yang dilindungi di Indonesia.

10. Jalak Bali

via jalaksuren.net

Jalak Bali punya ciri-ciri yang sangat menarik dan khusus, di antaranya memiliki bulu putih di seluruh tubuh, kecuali di ujung ekor dan sayap yang berwarna hitam. Di bagian pipi nggak ditumbuhi bulu, namun warnanya biru cerah. Sementara di bagian kaki berwarna keabu-abuan. Jantan dan betina sama aja ciri khasnya.

Karena penampilannya jelas terbukti indah dan elok, maka nggak heran kalau Jalak Bali menjadi salah satu burung yang paling diminati oleh banyak kolektor dan pecinta burung. Itu juga yang membuat Jalak Bali ditetapkan sebagai satwa atau hewan yang dilindungi karena populasinya cepat menyusut dalam waktu singkat.

Terlebih-lebih mengetahui fakta banyak pemburu liar yang membuat Jalak Bali kehilangan habitatnya di hutan.

Namun untuk mencegah kepunahan total, sekarang sebagian besar kebun binatang di Indonesia menjalankan program penangkaran Jalak Bali

11. Kakak Tua Raja

via alamendah.org

Kakak Tua Raja adalah Kakak Tua berwarna hitam dengan ukuran besar. Panjangnya sekitar 60cm dan memiliki kulit pipi warna merah dengan paruh besar berwarna kehitaman.

Yang menjadi ciri khas lucunya, terdapat jambul besar di kepalanya yang bisa ditegakkan sesuai keinginan Kakak Tua Raja ini.

Kakak Tua Raja menjadi hewan yang dilindungi karena habitatnya sudah jarang ditemui di Irian Jaya. Padahal sosoknya sangat lucu dan cantik. Ah, lagi-lagi ini terjadi karena adanya penangkapan liar.

12. Babirusa

via 123rf.com

Inilah marga hewan dari jenis babi yang ada di dunia. Jenis babi yang dilindungi di Indonesia. Ciri khasnya bisa dilihat pada taringnya yang panjang mencuat ke atas. Taring tersebut digunakan untuk melindungi matanya dari duri rotan.

Hewan yang dilindungi ini semakin berkurang habitatnya. Karena banyaknya pemburu yang memangsa atau sengaja dibunuh karena Babirusa tergolong hewan pengganggu juga.

Ngeri juga sih kalau dilihat dari sosoknya. Tapi Babirusa tergolong hewan pemalu loh! Meskipun bisa saja berubah buas jika diganggu.

Tapi tetap saja, berhubung Babirusa sudah menjadi binatang langka, maka sebaiknya manusia harus menjaga kehidupannya. Jangan sampai benar-benar lenyap dari peredaran yang biasa ditemui di hutan-hutan Sulawesi dan Maluku.

13. Trenggiling

via okejoss.co

Hewan yang dilindungi di Indonesia berikutnya adalah Trenggiling. Trenggeling sendiri punya banyak spesies. Tapi yang perlu diketahui bahwa banyak spesies yang punah. Dan kemungkinan besar, sepesies lainnya akan segera punah. Ini karena banyaknya pemburu liar yang mencari trenggiling untuk dijual di pasar. Sebab daging trenggiling sangat laku untuk dijadikan obat tradisional. Daging-daging trenggiling sudah kelas import. Maka sekali pengiriman trenggiling bisa dalam jumlah banyak, mulai dari ratusan hingga ribuan. Dan ini sudah lama tersebar ke berbagai negara.

Semoga Indonesia bisa segera mengembalikan jumlah populasi Trenggiling ke jumlah semula.

14. Pesut Mahakam

via nrmnews.com

Hewan yang dilindungi terakhir adalah Pesut Mahakam. Mereka bisa dikatakan sebagai mamalia air paling langka di Indonesia. Sebab populasinya diperkirakan nggak sampai 70 ekor. Wuih, sedikit sekali!

Pesut Mahakam ini sejenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar karena hidup di sungai-sungai daerah tropis. Kalau di Indonesia pun hanya di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Ini mengapa Pesut Mahakam menjadi hewan yang dilindungi.

Pesut Mahakam ini punya kepala berbentuk bulat dengan tubuh berwarna abu-abu tua. Dan mungkin kamu baru tau kan mamalia air ini? Wajarlah, karena jumlahnya aja nggak sampai 70 ekor.

 

Itulah 14 hewan yang dilindungi di Indonesia. Mereka berperan besar dalam siklus kehidupan di alam. Seperti Orangutan. Keberadaan Orangutan di hutan tropis ternyata punya peran penting dalam menstabilkan hutan hujan. Orangutan dinilai menyehatkan ekosistem. Oleh karena itu, jika ada kehidupan orangutan, maka beragam spesies lain yang hidup di hutan hujan juga bisa diselamatkan.

Oh iya, jangan lupa SHARE ya!

 

Sumber foto utama: republika.co.id

2 KOMENTAR

  1. kk mau tny utk pemasangan iklan betting disitus raparapa.com diperbolehkan ga?
    klo bole bisa minta daftar harga perbulan utk masing2 posisi banner?

    terima kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.