Home Sejarah 34 Pakaian Adat di Indonesia, Kekayaan yang Masih Dilestarikan

34 Pakaian Adat di Indonesia, Kekayaan yang Masih Dilestarikan

SHARE
Pakaian Adat
pinterest.com

Pakaian adat yang menjadi simbol dari cermin karakter budaya di suatu daerah memiliki jejak sejarah yang mengandung banyak makna. Indonesia menjadi jejak sejarah ini.

Karena yang kita tau budaya Indonesia itu banyak dan beragam. Semuanya memiliki nilai yang unik, salah satunya dari segi pakaian adat di berbagai daerah Indonesia.

Pakaian adat di Indonesia sangatlah banyak, dan masing-masing punya makna yang berbeda dengan tampilan yang unik. Kamu harus bangga. Raparapa juga bangga kok. Ini mangkannya Raparapa megulas pakaian adat di Indonesia dan mengajakmu untuk mengetahui lebih dalam.

Yuk, simak. Dimulai dari,

1. Ulee Balang – Baju Adat Aceh

pakaian adat
tipskeren.com

Pakaian adat di Indonesia pertama adalah Ulee Belang.

Kita tau kalau Aceh sangat kental dengan nuansa islam sejak dahulu kala. Oleh karena itu desain baju adat satu ini juga memiliki motif islami mengikuti tradisi dari Aceh sendiri.

Desain Ulee Belang memiliki corak warna yang cantik dari hasil benang emas dan terdiri dari berbagai pelengkap lainnya seperti Jas berwarna hitam yang disebut Baju Meukasah. Ditambah sarung yang mempercantik tampilan pakaian adat Aceh. Sarung untuk pria bernama Ija Lamgugap. Sementara sarung untuk perempuan bernama Ija Pinggang.

Pokoknya baju adat Aceh memiliki kesan yang mewah sekali.

2. Ulos – Baju Adat Sumatera Utara

pakaian adat
pariwisatasumut.net

Pakaian adat di Indonesia berikutnya adalah Ulos. Inilah sosok kain tenun asli dari tangan khas Batak. Wujudnya cantik sekali.

Pakaian adat ini masih diterapkan untuk dijadikan berbagai tradisi masyarakat di Sumatera Utara. Dan di zaman sekarang, kain ulos sudah bertransformasi menjadi tampilan yang semakin modern seperti dalam wujud penutup kepala, kemeja, rok, jas, dan lainnya.

Pakaian adat Sumatera Utara ini memiliki nama dan jenis yang beragam. Ada Pinunsaan, Ragi hotang, Ragi idup, Ragi uluan, Ragi pakko, Sibolang pamontari, Ragi angkola, Sitolu tuho bolean, Sitolu tuho nagok, Sirara, Suri-suri na gok, dan masih banyak lagi.

Hebat kan baju adat Sumatera Utara? Semuanya memiliki jenis dan makna yang berbeda-beda. Maklum, kain ulos hadir sejak zaman leluhur Batak.

3. Malayu Riau – Baju Adat Riau

pakaian adat
pakaianadatanak1.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia berikutnya di Riau. Dan sesungguhnya, baju adat Riau memiliki bergam jenis beserta fungsinya. Ada Baju Kurung Cekak Musang, Baju Kurung Laboh, Baju Kebaya Pendek, Baju Kurung Tulang Belut.

Namun yang dijadikan simbolis dan dikenakan kettika acara upacara adat atau perkawinan, yaitu Pakaian Adat Melayu Riau. Tampilannya dalam wuju warna-warni dengan mahkota di kepala yang menjadi pelengkap desai Melayu Riau.

4. Bundo Kanduang – Baju Adat Sumatera Barat

pakaian adat
azamku.com

Bundo Kanduang atau biasa dikenal dengan Lampeh ini menjadi pakaian adat Sumatera Barat yang punya ciri khas unik pada bagian penutup kepala. Mirip seperti tanduk kerbau atau atap rumah gadang.

Pakaian adat ini masih senantiasa dilestarikan Sumatera Barat. Karena memiliki lambang kebesaran dari Sumatera Barat, yang pastinya memiliki makna atau filosofi yang luas.

Seperti untuk perempuan, jika mengenakan pakaian adat Bundo Kanduang ini, maka sejatinya ia memiliki peran penting saat menjadi ibu.

5. Kebaya Labuh dan Teluk Balangga – Baju Adat Kepulauan Riau

pakaian adat
wacana.co

Sudah sangat terkenal kalau Kepulauan Riau memiliki banyak sekali tradisi yang berhubungan dengan adat. Seperti rumah adat, upacara adat, tarian adat, lagu daerah, sampai pakaian adat. Kepulauan Riau benar-benar kaya akan tradisi.

Untuk pakaian adat Kepulauan Riau sebenarnya bukan hanya satu jenis aja. Tapi banyak. Ada Baju Kurung Keke, Baju Gunting Cina, Baju Telepuk, dan masih ada lagi.

Namun untuk Kebaya Labuh dan Teluk Balangga sudah ditetapkan oleh Kepulauan Riau sebagai ikon dari pakaian adat Kepulauan Riau. Kebaya Labuh untuk perempuan dan Teluk Labuh untuk pria.

Ciri khas dari kedua pakaian adat ini memang sederhana. Seperti Kebaya Labuh yang memiliki 3 buah kancing dengan paduan bawahan kain batik. Tak lupa juga selendang dijadikan aksesoris pelengkap Kebaya Labuh.

Untuk ciri khas pakaian adat Teluk Labuh memiliki warna dan motif polos. Dengan celana panjang yang dijadikan bawahan dan dibalut menggunakan kain sarung, membuat tampilan Teluk Labuh sangat menarik untuk disimak.

6. Baju Seting dan Kain Cual – Baju Adat Bangka Belitung

pakaian adat
komunitascintabangkabelitung.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia berikutnya berasal dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Namanya Kain Cual, yang hampir tampak serupa dengan kain songket khas Palembang, tapi ternyata beda.

Untuk membuat Kain Cual ini cukup rumit dan lama. Harganya pun terkenal cukup mahal. Ini akhirnya yang membuat Kain Cual identik dengan pakaian adat bangsawan, pernikahan, dan acara besar lainnya.

Untuk acara besar ini, Kain Cual selalu berdampingan dengan Baju Seting berhiaskan mahkota (paksian) untuk perempuan, dan sorban (sungkon) untuk laki-laki.

Kamu kalau melihat langsung, pasti akan menyutujui kalau pakaian adat Bangka Belitung terlihat cantik sekali.

7. Melayu Jambi – Baju Adat Jambi

pakaian adat
pecintabudayajambi.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia yang terlihat mewah ini berasal dari Jambi. Benar-benar mewah sekali ketika dikenakan di acara besar seperti pernikahan. Namanya Melayu Jambi, yang terbagi menjadi dua. Untuk perempuan dan laki-laki.

Yang laki-laki ketika mengenakan pakaian adat Melayu Jambi pasti akan mengenakan Lacak di atas kepala. Bentuknya menjulang tinggi. Terdapat motif falora untuk mempercantik Lacak.

Lacak ini dari bahan kain beludru warna merah yang dipadukan dengan kertas tebal di bagian dalam supaya nyaman untuk dikenakan di kepala.

Sementara pakaian adat yang dikenakan perempuan bernama Baju Kurung Tanggung yang bersulam benang emas. Untuk bagian bawah mengenakan kain sarung songket.

Sama seperti laki-laki, yang perempuan pun mengenakan penutup kepala yang disebut Pesangkon. Sama-sama dari kain beludru dengan kertas tebal di bagian dalam.

Cantik dan mewah sekali pakaian adat Melayu Jambi ini. 🙂

8. Melayu Bengkulu – Baju Adat Bengkulu

pakaian adat
pakaianadatbengkulu.blogspot.co.id

Masih seputar Melayu dan kali ini pakaian adat Bengkulu yang terdiri untuk pria dan wanita.

Untuk pakaian adat prianya terdiri dari jas berwarna hitam dan biru tua, sarung, celana, penutup kepala, dan alas kaki. Ada tambahan aksesorisnya juga di bagaian bajunya berupa keris.

Sementara untuk pakaian adat wanitanya terdiri dari baju kurung berlengan panjang dari kain beluduru dengan hiasan sulam warna emas. Terdapat juga lempengan-lempengan bulat mirip koin yang dijadikan aksesoris cantik pada baju.

9. Aesan Gede dan Aesan Pasangko – Baju Adat Sumatera Selatan

pakaian adat
geenoztaa.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia berikutnya di Sumatra Selatan. Yang ini menjadi simbol masyarak Sumatera Selatan. Karena sudah lama mengandung unsur keselarasan dan filosofi hidup.

Hal ini bisa dinilai dari motif pakaian adat Sumatera Selatan yang kaya akan corak seperti pada Aesan Gede dan Aesan Pasangko.  Kedua pakaian adat ini hanya digunakan ketika di acara pernikahan aja.

Pakaian adat Aesan Gede dikenakan oleh perempuan. Warnanya merah yang dipadukan dengan warna emas. Ada banyak gemerlap perhiasan di tubuh. Di bagian kepala juga terdapat mahkota. Untuk aksesoris tambahannya seperti bungo cempako, kembang goyang, dan kelapo standan, yang dijadikan aksesoris.

Sementara pakaian adat Aesan Pasangko dikenakan oleh priaa. Bahannya berupa kain songkat lepus bersulam emas. Dilapisi jubah yang memiliki motif bunga emas juga.

Tampak menarik sekali pakaian adat Sumatera Selatan ini.

10. Kain Tapis – Baju Adat Lampung

pakaian adat
rinakafika.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia yang satu ini juga terbilang unik. Namanya Kain Tapis. Kain ini dihiasi menggunakan logam kuningan supaya terlihat cantik dan mewah.

Kain Tapis masih dilestarikan oleh masyarakat Lampung di berbagai acara besar seperti acara pernikahan atau pertunjukan seni, seperti Tarian Sambah dan Tarian Bedana yang menjadi tarian adat provinsi paling selatan di pulau Sumatera ini.

11. Baju Pangsi – Baju Adat Banten

pakaian adat
triptrus.com

Pakaian adat yang dikenakan di provinsi yang bertetanggan dengan Jawa Barat ini bernama Baju Pangsi. Baju ini sudah dikenal sejak dulu. Masyarakat Banten dulu mengenakan Baju Pangsi ketika melakukan pancak silat. Ini yang memberi kesan sang jawara bagi orang yang menggunakan Baju Pangsi.

Sejauh ini, pakaian adat ini masih dikenakan di kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Baduy di Banten. Baju Baduy yang mereka kenakan bukan hanya ada stau jenis, tapi banyak jenis dengan ciri khas warna yang berbeda-beda.

Ciri khas lainnya dari baju adat ini yaitu didesain tanpa adanya kerah. Dan ketika dipakai, masyarakat Baduy akan mengenakan pengikat kepala dan dipadukan dengan selendang.

Pakaian adat Banten memang telrihat sangat melegenda.

12. Dandanan Care Haji dan Dandanan Care None Pengantin Cine – Baju Adat DKI Jakarta

pakaian adat
firgian.blogspot.co.id

Dandanan Care Haji menjadi pakaian adat DKI Jakarta yang dikenakan oleh laki-laki. Sementara yang perempuan mengenakan Dandanan Care Pengantin Cine.

Kedua pakaian adat tersebut kenakan ketika di acara pernikahan. Masing-masing memiliki makna sendiri. Seperti Dandanan Care Haji yang diadaptasi dari pakaian muslim laki-laki dalam wujud jubah yang terbuat dari kain beludru. Halus sekali kainnya. Untuk tambahannya berupa penutup kepala atau biasa dikenal sorban. Pengikat kepala ini disebut Alpie.

Dan juga terdapat alas kaki untuk pakaian adat laki-laki ini. Wujudnya dalam bentuk sepatu pentofel.

Sementara untuk Dandanan Care Pengantin Cine selalu menjadi pakaian adat penagntin perempuan yang masih dilestarikan hingga kini. Wujudnya adalah blus nuansa Cina yang bahannya dari kain satin.

Pakaian adat ini dipadukan dengan bawahan rok berwarna gelap model putri duyung. Biasa dikenal dengan nama Kun. Terdapat juga sanggul yang diletakan di kepala untuk mempercantik tampilan pengantin perempuan.

13. Sukapura dan Kebaya – Baju Adat Jawa Barat

pakaian adat
tradisikita.my.id

Sesungguhnya, pakaian adat dari Jawa Barat itu banyak. Karena Jawa Barat terdiri dari banyak daerah. Tapi yang identik dan simbolis adalah Pakaian Sukapura dan Kebaya.

Sukapura dijadikan pakaian adat pria dan dikenakan di acara pernikahan. Wujudnya dalam bentuk jas putih dengan ikat pinggang berwarna putih juga. Terdapat penutup kepala dan perhiasan kalung yang ukurannya panjang. Serta keris yang diselipkan di bagian badan, tapatnya di bagian pinggang.

Untuk pakaian adat pengantin wanitanya cukup mengenakan kebaya model brukat berwarna putih. Tak lupa diberi ikat pinggang berwarna emas. Aksesorisnya pun mempercantik bahu dan lengan seperti gelang, kalung, giwang, cincin, dan lainnya.

14. Jawi Jangkep dan Kebaya – Baju Adat jawa Tengah

pakaian adat
busanamuslimmodisa.com

Jawi Jangkep sampai sekarang masih menjadi pakaian adat resi yang digunakan pengantin pria. Dan untuk pengantin wanitanya mengenakan Kebaya yang sangat manis sekali.

Jawi Jangkep memiliki kelengkapan berupa baju beskap yang menjadi andalan orang-orang Jawa dengan tampilan motif bunga. Di bagian bawah berupa kain jarik bermotif batik.

Sang pengantin pria akan terlihat gagah sekali ketika dipadukan akeseoris berupa keris yang diselipkan di bagian pinggang. Dan untuk bagian penutup kepala bernama blangkon.

Sementara untuk perempuan, pakaian adat berupa Kebaya dibuat dari kain katun, kain nilon, dan kain beludru. Model kebayanya pun ada yang panjang dan pendek. Tergantung maunya si pengantin sih. Mungkin juga tergantung postur tubuh pengantin. Tapi yang jelas, tampilannya cantik sekali ketika sang pengantin berhasil memadukan dengan kain tapih bermotif batik untuk dikenakan di bagian bawah.

15. Baju Adat Yogyakarta

pakaian adat
bajuadattradisional.wordpress.com

Seperangkat pakaian adat Yogyakarta terdiri dari bagian atas, tengah, dan bawah.

Di bagian atas ada blangkon sebagai penutup kepala laki-laki dan sanggul untuk mempercantik rambut perempuan.

Di bagian tengah terdapat baju surjan yang dikenakan laki-laki, dan kebaya oleh perempuan.

Dan di bagian bawah berupa kain tapih bermotif batik Yogyakarta dan alas kaki. Baik laki-laki maupun perempuan mengenakan keduanya.

Pakaian adat Yogyakarta masih senantiasa di kenakan di berbagai acara besar, seperti Upacara Ageng, Upacara Agustusan, Tinggalan Dalem Tahunan, Supitan, atau acara Pernikahan.

16. Baju Mantenan – Baju Adat Jawa Timur

pakaian adat
fitinline.com

Pakaian adat Jawa Timur pada umumnya dikenakan saat acara pernikahan. Memiliki makna ketegasan hidup yang sederhana dan menjunjung tinggi etika.

Nama pakaian adat Jawa Timur adalah Baju Mantenan. Biasa dipakai di acara pernikahan.

Pengantin pria dan perempuan mengenakan Baju Mantenan dengan corak yang sama-sama warna hitam bercampur merah. Aksesrois Baju Mantenan ini meliputi bunga melati yang dijadikan kalung pria dan penghias sanggul bagi perempuan.

17. King Bibinge dan King Baba – Baju Adat Kalimantan Barat

pakaian adat
laskarpelangianakbangsa.blogspot.co.id

King Baba untuk pria dan King Bibinge untuk wanita. Kedua pakaian adat ini sudah lama dikenakan oleh masyarakat Kalimantan Barat. Desain dan bahannya sangatlah unik dan artistik. Dengan kulit kayu yang dijadikan bahan dan dibuat menjadi kain.

Kemampuan mengolah kulit kayu yang diterapkan masyarakat Kalimantan Barat sudah menjadi warisan turun-temurun. Sampai akhirnya terciptalah pakaian adat King Baba dan King Bibinge.

King Baba ini merupakan baju adat yang didesain tanpa adanya lengan. Terdapat celana panjang dengan ikat pinggang. Untuk aksesorisnya berupa penutup kepala dengan hiasan bulu burung enggang.

King Bibinge juga merupakan baju adat tanpa lengan yang dipakai perempuan. Tambahannya berupa aksesoris cantik seperti perhiasan di kepala, manik-manik, dan kalung. Unik deh pakaian adat Kalimantan Barat ini.

18. Sangkarut – Baju Adat Kalimantan Tengah

pakaian adat
ibnukhozaliug.blogspot.co.id

Kalau pakaian adat Kalimantan Tengah yang dipakai pria wujudnya berupa rompi, penutup bagian bawah sebatas lutut dari bahan kain, pengikat kepala dengan bulu-bulu enggang, kalung dan ikat pinggang, serta tameng kayu yang berpasangan dengan mandau untuk bagian pinggang.

Untuk perempuan pakaian adatnya juga berupa rompi, rok pendek, pengikat kepala dari bulu-bulu enggang, serta aksesoris berupa kalung dan manik-manik untuk mempercantik tampilan.

Oh iya, rompi yang dipakai biasa dikenal dengan nama Sangkarut. Rompi ini termauk unisex. Bisa dikenakan pria atau perempuan.

Pakaian adat Kalimantan Tengah sampai sekarang masih dilestarikan oleh masyarakat Kalimantan Tengah, terutama dari kalangan Suku Dayak Ngaju. Tampilannya sangat menarik perhatian ketika dikenakan saat acara pernikahan.

Ohiya, baca juga yuk Beragam Suku di Indonesia Beserta dengan Segala Keunikannya

19. Baju Adat Kalimantan Selatan

Pakaian adat
pgri32.8m.com

Pakaian adat Kalimantan Barat memiliki nilai-nilai penting dengan kehidupan Kalimantan Barat, terutama kehidupan masyarakat Banjar. Dan hebatnya masih dikenakan sampai sekarang di berbagai upacara tertentu, salah satunya upacara pernikahan.

Dan sesungguhnya, pakaian adat Kalimantan Selatan terdiri dari terdiri dari tiga jenis. Ada Bagajah Gamuling Baular Lulut, Babajukun Galung Pacinan, dan Ba’amar Galung Pancaranan Matahari.

21. Baju Adat Kalimantan Timur

pakaian adat
afibusana.wordpress.com

Pakaian adat kalimantan Timur sangat identik dengan bergam manik-manik berwarna-warni yang cantik sekali.

Untuk pakaian adat perempuannya bernama Ta’a dan yang laki-laki bernama Sapei Sapaq.

Untuk Ta’a terdiri dari baju atasan yang bisa dikenal dengan nama Sapei Inoq dengan rok yang dipenuhi amnik-manik, serta tambah aksesorisnya berupa pengikat kepala yang terbuat dari daun pandan.

Kalau corak dari Sapei Sapaq yang dikenakan pria ini hampir sama dengan Ta’a. Cuman bedanya wujud dari Sapei Sapaq adalah rombi yang dipadukan dengan mandau di bagian ikat pinggang.Selain itu di bagian bawahnya hanya menggunkan cawat yang dikenal dengan nama Abet Kaboq.

Selain Ta’a dan Sapei Sapaq, ada juga Baju Kustin yang menjadi pakaian adat Kalimantan Timur, tepatnya dari masyarakat Suku Kutai.

Pakaian adat ini identik dengan pemakainya. Karena yang memakai kebanyakan dari kalangan menengah ke atas. Biasa dipakai di acara besar Kerajaan Suku Kutai.

Baju adat Kustin terbuat dari kain beludru hitam. Memiliki lengan panjang dan kerah yang tinggi.

22. Baju Adat Sulawesi Barat

Pakaian Adat
flickr.com

Pakaian Adat di Indonesia berikutnya ada di Sulawesi Barat. Biasa dikenakan ketika ada acara-acara seni seperti tarian daerah dan acara penting lainnya. Dan Sulawesi Barat memiliki beragam pakaian adat yang fungsinya berbeda satu sama lain.

Baju Badu menjadi salah satu pakaian adat Sulawesi Barat. Baju adat ini memiliki hiasan gbunga beru-beru atau yang kita kenal bunga melati. Sering sekali dikenakan pada acara Tari Bamba Manurung.

Ada juga Baju Kebesaran BEI, pakaian adat yang memiliki hiasan ukiran kerang kecil. Untuk mengenaknnya sering dipadukan dengan topi yang berbentuk tanduk. Pakaian adat jenis ini biasa dikenakan di acara Tari Ma’bundu.

Ada juga Baju adat Mamasa. Yang ini biasa dikenakan di acara Tari Bulu Londong. Bahannya dari bulu burung. Unik sekali. Apalagi kalau kamu menyimak aksesorisnya yang bergam. Seperti tombak, pedang, terompet, dan lainnya.

23. Baju Bodo – Baju Adat Sulawesi Selatan

pakaian adat
uniquecultureofindonesia.blogspot.co.id

Baju Bodo senantiasa melekat hingga sekarang bagi perempuan Suku Bugis, Suku Makassar, dan Suku Mandar. Pakaian adat ini juga dikenal dengan nama Bodo Gesung. Inilah blus tradisional dari Sulawesi Selatan.

Ciri khas pakaian adat ini dalam wujud rongga besar dan menggelembung yang ada di bagian lengan dan punggung. Di bagian bawah dalam bentuk sarung.

Baju Bodo terdiri dari dua jenis. Ada yang lengan panjang dan lengan pendek yang hanya sebatas suku. Yang lengan pendek ini biasa disebut Baju Labbu.

Oh iya, pakaian Adat Sulawesi Selatan ini sudah tercatat sebagai baju adat paling tua di dunia loh.

24. Baju Adat Sulawesi Tengah

pakaian adat
tikateacool.wordpress.com

Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di Sulawesi Tengah, yaitu Baju Nggembe dan Baju Koje.

Pakaian adat berupa Baju Nggembe ini dikenakan perempuan. Bentuknya segi empat berlengan, memiliki kerah berbentuk bulat, dan terlihat longgar. Di bagian bawah menggunakan Sarung Tenun bernama Donggala dengan hiasan benang emas. Sementara untuk aksesorisnya dalam wujud payet, kalung, gelang panjang atau biasa disebut Ponto Ndate.

Untuk pakaian adat laki-lakinya mengenakan Baju Koje dan Puruka Pajana. Jenis dua baju yang saling melengkapi. Jika Baju Koje atau biasa disebut Baju Ceki wujudnya adalah kemeja berkerah tegak dan berlengan panjang. Sementara Puruka Pajana merupakan celana dengan panjang selutut yang modelnya ketat.

Di bagian pinggang terdapat aksesoris berupa sarung keris, dan di bagian kepala mengenakan destar atau siga.

25. Baju Adat Sulawesi Tenggara

Sejak dulu masyarakat Tolaki, Sulawesi Tenggara udah bikin pakaian adat yang terbuat dari bahan kulit kayu dengan proses pembuatan tradisional. Baju adat ini dinamai Kinawo.

Namun sekarang yang menjadi ikon dari pakaian adat Sulawesi Tenggara adalah Babu Nggawi yang menjadi baju pengantin perempuan dan Babu Nggawi Langgai yang menjadi baju pengantin pria).

Babu Nggawi menjadi pakaian adat yang terdiri dari atasan bernama Lipa Hinoru, dan bawahan bernama Roo Mendaa. Semuanya masih terkesan tradisional. Namun tambahan aksesoris seperti manik-manik yang memiliki beragam motif memberikan tampilan manis pada Babu Nggawi.

Kalau pakaian adat pada Babu Nggawi Langgai, di bagian atasannya berlengan panjang dengan celana panjang yang di bawahnya memiliki belahan. Celana panjang ini dinamai Saluaro Ala.

26. Baju Adat Sulawesi Utara

pakaian adat
fitinline.com

Bicara pakaian adat Sulawesi Utara, artinya bicara beberapa daerah atau masyarakatnya, seperti Bolaang Mongondow, yang merupakan etnis suku di Sulawesi Utara.

Bolaang Mongondow mengalami pertumbuhan kebudayaan yang dikenal maju. Terbukti dari pakaian adat Bolaang Mongondow yang menjadi salah satu ikon kebudayaan di Sulawesi Utara.

Nama pakaian adat Bolaang Mongondow adalah Baniang, yang ini untuk pria. Kalau perempuan bernama Salu. Kedua pakaian ini terdiri dari kain senket pelekat yang dijadikan bagian atasan dan hamunse untuk bagian bawahan. Aksesorisnya berupa hiasan emas di bagian tubuh.

Selain Bolaang Mangondow, Suku Minahasa juga memiliki pakaian adat yang telah menjadi ikon di Sulawesi Utara.

Pakaian ada Suku Minahasa bernama Bajang, yang bahan dasarnya dari kapas lembut lalu dijadikan kain. Sampai sekarang Bajang masih senantiasa dilestarikan di berbagai upacara adat.

Ada juga pakaian ada dari Suku Talaud. Pakaian adat yang dikenakan bernama Laku Tepu. Bahannya dari alam berupa serat dari batang tanaman pisang yang diolah dengan cara ditenun dan dijahit menjadi indah.

Laku Tepu masih menjadi pakaian adat yang menghiasi berbagai acara besar terutama upacara pernikahan.

27. Baju Adat Gorontalo

Pakaian Adat
pinterest.com

Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di Gorontalo, yang sampai sekarang masih sering dikenakan di acar pernikahan khas Gorontalo.

Pakaian adat Gorontalo dinamakan Biliu, yang ini untuk pengantin wanita. Dan untuk pengantin prianya dinamai Mukutu. Keduanya memiliki ciri khas warna hijau, kuning keemasan, dan ungu.

Ketiga warna pada pakaian adat Gorontalo ini melambangkan sosok masyarakat Gorontalo sesungguhnya, yaitu kerukunan, kedamaian, kesejahteraan, kesuburan., kesetiaan, kebesaran, dan kejujuran.

28. Baju Adat Maluku

pakaian adat
budayanusantara2010.wordpress.com

Kalau pakaian adat di berbgaai daerah dikenakan untuk upacara pernikahan, beda lagi dengan provinsi Maluku.

Pakaian adat Maluku dikenakan ketika ada acra pelantikan raja atau pesta negeri. Namanya Baju Cele dan Kain Selele. Ciri khas dari baju Cele yaitu memiliki motif bergaris yang dipadukan dengan motif geometris kecil.

Di bagian bawahan mengenakan kain sarung. Bagian atas dan bagian bawah pakaian adat ini memiliki warna yang hampir sama. Karena memiliki simbol keselarasan bagi yang mengenakan.

Untuk yang perempuan nggak pernah jauh dengan hiasan konde bulan untuk mempercantik tampilan pakaian adat. Sangat cantik dan menarik untuk dipandang.

29. Baju Adat Maluku Utara

Pakaian Adat
1000warnaindonesia.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia berikutnya adalah tetangga dari Provinsi Maluku, tepatnya di Maluku Utara. Namanya Manteren Lamo. Ini dikenakan oleh Sultan dan terdiri dari baju yang bentuknya menyerupai jas tertutup dan berkancing besar, dengan bawahan berupa celana panjang berwarna hitam

Dan untuk pakaian adat yang dikenakan istri sultan bernama Kimun Gia. Ini merupakan kebaya yang ukurannya panjang dan terbuat dari kain satin warna putih dengan paduan ikat pinggang berwarna emas. Jadi penampilannya dijamin cantik banget.

Apalagi kalau dihiasi aksesoris berupaya perhiasan emas yang dikenakan untuk melengkapi pakaian adat Kimun Gia dan juga area tubuh. Pasti dijamin akan menarik banyak perhatian dari orang-orang yang menyaksikan.

30. Baju Adat Bali

Pakaian adat
catatanadnyana.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di Pulau Dewata. Dan kita tau kalau Bali sangat kaya denga budaya dan adat istiadat. Maka keberadaan Baju Adat Bali seharusnya nggak perlu dipertanyakan dong. Karena berbagai baju daerah Bali sampai sekarang masih dilestarikan.

Oh iya, sesungguhnya nggak ada nama khusus dari pakaian adat Bali. Jadi kamu nggak perlu pusing untuk mencari tahu namanya. Tapi ciri khasnya sangat berbeda dengan baju adat dari daerah lain kok.

Seperti pakaian adat Bali yang dikenakan pria yang terdiri dari baju yang mirip seperti Baju safari. Lalu ada Kamen, merupakan bagian bawahan berupa kain yang diikat di pinggang. Ada Saput atau biasa disebut Kampuh, ini bagian bawahan juga yang diikat di pinggang. Ada juga selendang yang biasa disebut Saput,  dan dan pengikat kepala yang biasa disebut udeng.

Kalau pakaian adat Bali yang dikenakan wanita terdiri dari Kebaya, ini pastinya bagian atasan dong. Ada juga Selendang, yang ini disampirkan di bagian bahu. Ada Bulang Pasang, yang ini selendang juga namun diikat di bagian pinggang. Lalu ada Sanggul dan aksessoris lainnya seperti Bunga Kamboja atau Bunga Cempaka.

31. Baju Adat Nusa Tenggara Barat

Pakaian Adat
kawulala.blogspot.co.id

Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, mayoritas masyarakatnya adalah dari Suku Sasak, yang sampai sekarang masih melekat dengan pakaian adat.

Baju adat masyarakat Suku Sasak terbagi untuk perempuan dan pria.

Pakaian adat perempuan dinamai Lembung. Wujudnya baju hitam dengan kerah yang membentuk huruf “V”. Baju ini terbentuk tanpa adanya lengan. Tapi untuk mempercantiknya lagi diberikan hiasan berupa selendang yang menjuntai indah dengan corak khas.

Di bagian bawah pakaian adat Lembung berupa kain panjang yang dibordir dengan motif gerometris. Sang perempuan akan terluihat cantik bila menambahkan aksesoris berupa gelang perak yang dikenakan di kaki.

Lalu untuk pakaian adat prianya dinamai Pegon, yang dikenal memiliki variasi desain dari jas Eropa. Bahan Pegon dari kain berwarna gelap yang dipadukan dengan kain pinggang yang biasa disebut Leang atau Dodot. Kain pinggang ini wujudnya akan lebih menarik ketika terdapat keris yang diselipkan di bagian kain pinggang.

32. Baju Adat Nusa Tenggara Timur

pakaian adat
mulpix.com

Dan di sebelah Nusa Tenggara Barat ada pakaian adat NTT. Dan sesungguhnya, ada 4 jenis baju adat khas NTT.

Yang pertama Ti’i Langga, yang masih selalu menjadi pelengkap dari pakaian adat masyarakat Suku Rote. Ti’i Langga adalah penutup kepala yang bentuknya mirip seperti Topi Sombrero yang dari Meksiko. Bahannya dari tenun ikat, karena di Rote sangat terkenal dengan kain tenun.

Untuk pria, Topi Ti’i Langga masih dipadukan dengan kemeja putih dengan bawahan berupa sarung tenun berwana gelap. Untuk penambahannya berupa selendang. Dan untuk wanita, mengenakan kebaya dengan paduan bawahan tenun. Pakaian adat ini menjadi ciri khas tersendiri.

Yang kedua adalah pakaian adat Suku Sabu. Bagi yang pria mengenakan kemeja putih berlengan panjang dengan selendang yang diselempangkan di bagian bahu, dan sarung tenun yang menghiasi bagian bawahan. Sementara untuk wanitanya mengenakan kebaya dari bahan kain tenun dengan sarung dan ikat pinggang yang biasa disebut pending.

Yang ketiga adalah pakaian adat Suku Helong. Bagi pria berupa kemeja, pengikat kepala, penghias leher, dan yang menarik adalah selimut besar yang terikat di pinggang dan menjadi bagian bawahan. Dan untuk perempuannya, mereka mengenakan kebaya atau kemben dengan paduan sarung yang terikat di pinggang sebagai bawahan. Untuk lebih mempercantiknya mereka terbiasa menggunakan gelang, giwang, dan perhiasan kepala.

Pakaian adat NTT yang terakhir ada di Suku Dawan. Baju adat yang dikenakan suku ini adalah Baju Amarasi. Sangat menarik dan tak ada duanya.

33. Baju Adat Papua

Pakaian Adat
allaboutpapua.blogspot.co.id

Pakaian adat di Indonesia berikutnya ada di tanah Papua. Sangat unik namun artistik sekali. Terdiri dari hiasan kepala, kalung dari gigi hewan atau kerang, ikat pingga dan sarungnya pun dalam wujud rumbai-rumbai atau kalau laki-laki menutupnya hanya dengan Koteka, yaitu penutup kemaluan laki-laki yang terbuat dari kulit labu air.

Kalau yang wanitanya sih cukup ditutupi dengan pakaian yang berumbai rumbai. Unik sekali ya! 🙂

34. Baju Adat Papua Barat

pakaian adat
tasik-cyber.blogspot.co.id

Baju Ewer merupakan pakaian adat Papua Barat. Semuanya dalam tampilan yang masih sederhana. Karena semuanya murni dari bahan alam, salah satunya jerami yang dikeringkan.

Namun sekarang, perbedaan di pakaian adat Ewer ini hanya tambahan aja berupa baju dari bahan kain. Namun tetap di bagian bawah masih menggunakan jerami kering.

Unik banget ya! 🙂

 

Itulah 34 macam pakaian adat di Indonesia. Dengan ini kamu jadi tau deh kalau Indonesia emang kaya dari segi budaya dan tradisi. Oh iya, jangan lupa SHARE ya! 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.